Logo

Pengertian Hard cluster dan Dampak Hard Cluster Sistem

Pengertian Hard cluster dan Dampak Hard Cluster Sistem


Distributor Pulsa Electrik Termurah
Pengertian Hard Cluster

Hard Cluster merupakan langkah lanjutan dari aksi clusterisasi yang diterapkan oleh para provider, beberapa provider besar yang merajai bisnis seluler di indonesia (telkomsel, indosat, xl/axis, smart) telah melakukan hard cluster kecuali satu yaitu operator Three. Ok, terlebih dahulu kita bahas apa itu cluster dan mengapa provider menerapkan sistem cluster ini ? Dibawah ini akan ada temukan sendiri jawabannya.

Pengertian Hard cluster dan Dampak Hard Cluster Sistem


Cluster merupakan sistem pembagian wilayah yang memiliki tujuan agar mencapai prosedur distribusi yang baik dan benar, Sedangkan distribusi sendiri mempunyai arti proses penyaluran suatu barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Produsen disini bisa diartikan sebagai provider sedangkan konsumen adalah retailernya. Kemunculan sistem Hard Cluster ini, apakah proses penyaluran stok dari opertor seluler ke distributor resmi operator selama ini telah kacau atau berantakan ? Penarapan Cluster ini bertujuan agar alokasi yang diberikan pada wilayah atau zona tertentu sesuai dengan jumlah yang dikonsumsi sehingga akan tercipta keseimbangan distribusi pada semua zona diseluruh indonesia.

Artiket Terkait: Tukarkan Telkomsel Poin anda dan Dapatkan Hadiahnya

Latang Belakang Hard Cluster

Kita ketahui bahwa distribusi pulsa elektrik jauh berbeda dengan voucher fisik. Pulsa elektrik sangat tidak tampak barangnya dan penyalurannya sangat mudah dan tidak seperti voucher fisik yang memerlukan waktu dan biaya pengiriman. Sistem alokasi pulsa elektrik yang mudah ini ternyata justru menimbulkan kekacauan dalam sistem distribusi stok pulsa. Kenapa demikian ? Sebab distributor yang nakal dapat dengan mudah menyalurkan stok pulsa elektrik kemanapun yang mereka inginkan  diseluruh indonesia karena tidak ada perjanjian atau kesepakatan dari operator seluler akan alur distribusi tersebut sehingga hal itu tetap dapat dilakukan. Siapa pihak yang melakukannnya ? Ini bisa dilakukan oleh Server Pulsa yang mengambil stok dari Distributor resmi yang kemudian dijual kembali tanpa memperhatikan zona penjualannya. Karena server pulsa tidak terikat oleh perjanjian dari provider manapun sehingga mereka ada kebebasan dalam mendistribusikan stok kemana saja diseluruh pelosok indonesia. Kondisi yang seperti itulah yang akan menimbulkan ketidak seimbangan sistem distribusi yang mengakibatkan kekacauan pada harga pulsa elektrik.

Kenapa provider bisa mengetahui akan hal itu ? Ini karena Distributor Pulsa pada area yang di serang telah merasa keberatan akan hal tersebut, Meraka telah merasakan adanya persaingan, dulu bisa menjual dengan harga yang tinggi dan sekarang ada server pulsa dengan harga lebih murah yang berasal dari zona lain/outer cluster atau listas pulsa masuk pada zona tersebut.

Sebenarnya Distributor mempunyai kekuasaan dari provider dalam mendistribusikan stok pulsa elektrik, kartu perdana, voucher fisik, dan mempunyai wewenang terhadap maju tidaknya suatu operator pada area atau zona yang mereka kuasai. Masing-masing distributor memiliki KPI (Key Performance Index) yang diberikan oleh provider yang bertujuan untuk membantu mempromosikan, memperkenalkan dan menjual perdana dan stok pulsa ke konsumen. Sehingga KPI mempunyai peran penting dalam menilai suatu perusahaan masih layak atau tidaknya dalam memegang kendali distribusi pada wilayah tertentu. Para distributor Pulsa yang daerahnya merasa terserang melakukan pengaduan ke provider sehingga terciptalah sebuah sistem yang mengatur akan masalah tersebut atau yang sekarang disebut dengan Hard Cluster. Sebenarnya sistem Cluster ini sudah dimulai sejak tahun 2009 namun peraturannya tidak seketat saat ini. Seluruh distributor resmi Operator diwajibkan mematuhi KPI yang telah dibuat oleh provider. Akibatnya alokasi stok pulsa elektrik untuk server pulsa akan di tahan bagi mereka yang biasanya menjual stok pulsa tanpa melihat area cluster tertentu dan menjual ke area luar atau outer.

Kenapa Distributor pulsa melakukan hal demikian ? Jika Distributor tidak mematuhi KPI maka mereka akan mendapatkan sanksi dan bisa saja terancam untuk diberhentikan bekerja sama dengan provider.  Daripada mereka melanggar peraturan dengan disertai sanksi yang begitu buruk tentunya mereka lebih baik memilih untuk tidak membela server pulsa untuk tetap mendapatkan alokasi stok. Jadi server pulsa tidak akan mendapatkan stok sedikitpun dari distributor karena alasan tersebut.

Dampak Hard Cluster

Setelah terjadi hard cluster dampak yang paling dirasakan adalah langkanya stok pulsa elektrik dipasaran. Kenapa bisa begitu ? Jelas ini adalah akibat dari tidak meratanya distribusi pulsa, karena tidak semua outlet adalah langganan distributor, dan distributor tidak bisa mendistribusikan stok pulsa secara merata kepada seluruh pelanggan yang berlokasi pada zona distributor tersebut.
Sehingga itu akan memperburuk harga pulsa dan menjadi naik karena terjadi ketidak seimbangan dimana permintaan lebih banyak daripada penawaran, dan pihak yang paling terkena imbasnya adalah End user atau konsumen akhir karena mereka akan merasakan isi ulang pulsa tidak semudah dan semurah dulu.

Hard cluster akan memaksa server pulsa untuk belanja stok pada distributor yang memegang daerah kekuasaannya, hard cluster telah menghilangkan banyak lapangan pekerjaan di indonesia, hard custer sangat memaksa server menjual dengan harga yang mahal, hard cluster memaksa konsumen untuk membeli pulsa dengan harga yang tinggi, hard cluster merobohkan impian anak bangsa indonesia, hard cluster telah melemahkan semangat pemain server pulsa, hard cluster telah memperbanyak angka penangguran di indonesia, hard cluster telah merugikan usaha kecil yang menjalankan bisnis dengan modal kecil, hard cluster telah menghilangkan kesempatan kerja bagi jutaan tenaga kerja termasuk para pedagang pulsa eceran seperti ibu rumah tangga, pelajar, buruh dan lain-lain, hard cluster membuat pedagang pulsa kehilangan kesempatan berusaha.

Kami tidak keberatan dengan Hard Cluster, kami tidak menolak Hard Cluster dan kami tidak pernah menganggap itu kebijakan yang buruk, Hanya saja kami kecewa karena penerapakan hard cluster tidak ada tahapan-tahapan yang jelas, tidak ada sosialisasi kepada seluruh penjual pulsa di indonesia, tidak ada aturan tertulis tentang aturan ini, penerapan hard cluster tidak tertata rapi dan telah terjadi ketidak seimbangan antara pasar tradisional atau pedagang pulsa dengan pasar modern seperti Bank melalui ATM, Carefour, Indomaret, Alfamaret sudah terlihat tidak diberlakukan hard cluster. Mereka (bank dan gerai ritel) telah mendapatkan keistimewaan sendiri, dapat menjual barang tidak terbatas dan bebas melakukan penjualan pulsa lektrik tanpa memperhatikan outer cluster atau cross region. Mengapa mereka kebal akan kebijakan yang telah provider buat ? Jelas itu menjadi tanda tanya besar dan seharusnya Dealer resmi juga mendapatkan perlindungan dari provider atas peraturan yang mereka terapkan terhadap pasar modern.

Baca Juga: Penjelasan tentang server pulsa

Disaat yang lain dipaksa menjual dengan harga yang tinggi pasar modern dapat menjual dengan harga miring bahkan memberikan bonus seperti minuman kepada pelangganya. Ada apa dibalik kebijakan hard cluster ini ? Seperti yang kebanyakan orang pikirkan, hanya pembuat sistem hard cluster inilah yang mengetahuinya dan perlahan-lahan waktu yang akan membeberkannya sendiri kepada publik.

Cara Mengatasi Hard Cluster

Namun ingat jangan pernah berhenti berjuang dan berusaha baik itu kepada semua server pulsa
maupun seluruh pedagang pulsa eceran diseluruh indonesia hanya karena hard cluster,
Ini hanyalah suatu rintangan agar menjadi server atau penjual yang lebih baik, kuat, hebat, dan kebal akan halangan yang melintang. Intinya tetaplah fokus pada usaha anda dan yakinlah bahwa tuhan itu kaya dan tidak akan membiarkan melihat suatu hamba yang mengalami kesusahan. Jangan pernah bimbang dan jangan pernah menyerah dengan keadaan dan adanya hard cluster ini.

Tetap semangat walaupu hard cluster!



Posted by Ahmad Farid at Sunday, January 01, 2017


No comments:

Post a Comment

Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top